Selasa, 07 Oktober 2014

IPA vs IPS

IPA vs IPS

Menurut survey, banyak anak muda yang galau memilih IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) atau IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial). Bagi beberapa sekolah, sudah di mulai penjurusan dari kelas X

Masalah terjadi ketika ada debat yang mengatakan bahwa anak IPS itu bodoh, rendahan,oon, dan malas. Sedangkan IPA itu di dominasi anak-anak yang pintar,cerdas, rajin, dan berprestasi.

Menurut gw yg ngomong gitu ITU SALAH BESAR !!!!!!!! Tidak ada beda antara anak IPA dan IPS, yang penting minat, kemampuan, dan bagaimana cara murid itu bertanggung jawab atas jurusan yang dia pilih.
Di lain sisi, ada yang mengatakan IPA itu pelajaran “orang sibuk”.
Hey.. itu pemikiran yg SALAH !!!
anak-anak di IPS pun juga sibuk untuk belajar mengenai IPS.

Berdasarkan yg gw liat Anak IPA bilang anak IPS lemah, bodoh, dsb.
Anak IPS bilang anak IPA rasis, tidak pakai otak dalam berbicara, dsb.
Apa masalahnya ? Tidak ada kasta dalam pemilihan jurusan. Yang penting minat + bakat + bertanggung jawab atas keputusan.


Menurut gw, kelebihan IPA itu bisa mengambil banyak jurusan di kuliah nanti. Apalagi bila minatnya menjadi dokter, ataupun arsitek. Tapi sayangnya, IPA lebih bekerja di dalam ruangan. Seperti dokter, ahli mesin, dsb. Beberapa orang yang cukup menonjol di IPA mengakui bahwa pelajaran IPA sedikit lebih ribet. Namun, bukan berarti ilmu IPS lebih gampang bukan? Semua punya tingkat kesulitan masing-masing dan rajin tidaknya si murid. Anak IPA intinya mempelajari ilmu pasti, alam, maupun eksak.

#Fakta anak IPA:

- Identik dengan metode ilmiah yang mengutamakan logika.
- Jawaban atas pertanyaan soal adalah pasti dan tidak bisa diganggu gugat.
- Ex : Teknik, Kedokteran, Keperawatan, Ilmuwan (BIologi, Kimia, dll), Psikologi.
- Bisa lintas jurusan begitu memilih PTN, karena terbiasa terlatih logika dan penalarannya.
- Perlu waktu dan suasana yang khusus (konsentrasi tinggi) untuk mempelajari IPA.
- Sering terlihat belajar terus, seperti tidak ada waktu santai.
- Banyak siswa IPA, yang akhirnya memilih jurusan IPS ketika kuliah.

Kelebihan IPS antara lain bisa mengambil jurusan yang nantinya bisa bekerja di luar ruangan seperti reporter, jurnalis, fotografer, dll meskipun ada juga yang di dalam ruangan seperti akuntan, dsb.
Admin sendiri menilai bahwa IPA lebih banyak hitungan, meskipun ada beberapa hafalan juga. Sedangkan IPS lebih banyak hafalan meskipun ada hitungannya juga. Anak IPS mempelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat.

#Fakta anak IPS:

- Bukan SANTAI, tetapi pelajarannya membutuhkan penalaran dan kekrtitisan dalam berpikir.
- Informasi kemasyarakatan terus berkembang setiap hari, sehingga harus rajin membaca.
- Saat ini, dunia kerja membuka lapangan yang luas untuk jurusan Sosial. Dengan catatan, lulusan harus luwes, aktif dan tanggap terhadap perubahan sosial.
- Masih punya waktu untuk bergaul, sehingga wawasan tentang kemasyarakatan bisa bertambah.
- Ex : Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Akuntansi, Bahasa, Hukum, Sosial Politik.
- Bisa namun, agak sulit untuk lintas jurusan ketika PTN.

Bagaimana dengan anak yang mau IPS tetapi dipaksa orang tuanya IPA atau sebaliknya?
Saran admin, ada baiknya kamu sharing ke orang tua kamu dengan baik-baik bahwa kamu punya hati di IPA/IPS dan berkomitmen akan memberikan hasil terbaik di IPS.

Bagi Anda para orang tua, yang membaca postingan admin ini, ada baiknya Anda bertanya pada anak Anda, di mana minat dia. Jangan memaksakan anak, karena nanti hasilnya sia-sia. Uang terbuang sia-sia, anak tidak maksimal, dan membuang emosi masing-masing pihak.

Beberapa tips buat teman-teman yang lagi bingung mau ambil jurusan apa nanti.

1. Pikirkan cita-cita kamu. Dokter ? Sudah pasti IPA. Tapi bagaimana dengan yang mau fotografi atau design grafis ? gw sarankan kamu masuk IPS. Jangan sampai sudah penjurusan, kamu memilih IPS, tapi ingin jadi dokter di tengah jalan.

2. Jangan ikut-ikutan teman. Banyak sekali anak-anak yang terjebak di situasi yang sebenarnya mereka tidak inginkan, dan semua beralasan karena ikut-ikutan teman. Pilih sesuai bakat kamu.

3. Bila kamu mau di dua jurusan tersebut dan berpotensi, lihat juga nilai-nilai kamu. Lebih besar yang mana. Karena biasanya kamu akan termotivasi untuk melakukan hal yang lebih baik lagi.

4. Tanya orang tua, bagaimana pendapat mereka, karena orang tua tahu yang terbaik buat anaknya.

5. Tanya kakak/kakak kelas yang sudah lebih dulu mendahului mu memasuki tahap penjurusan, tanya bagaimana pendapat mereka mengenai jurusan yang mereka ambil. Ini bisa jadi bahan pertimbangan buat kamu juga.

6. Tidak ada salahnya kamu bawa dalam doa. Tanpa membedakan agama, ada baiknya kamu berdoa agar kamu diberi hikmat oleh-Nya agar memilih jurusan yang tepat.

7. Kalau kamu tipe pemikir, suka dengan tantangan, serius, tidak mudah percaya, memiliki kemampuan berhitung, imajinasi, dan abstraksi yang tinggi, IPA adalah pilihan yang tepat.

8. Kalau kamu bertipe pede, nggak malu untuk tampil, banyak ngomong, mudah bergaul, punya rasa sosial yang tinggi, dan daya ingat tinggi, cepat mengahafal atau mengingat sesuatu, IPS adalah pilihan yang tepat. Bahkan jurusan Bahasa pun cocok untuk kamu.

Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa anak IPA adalah murid yang paling top di SMA, murid terpilih, paling pinter, paling cerdas, dalam kaitan relatif paling tinggi IQnya. Tak sedikit juga yang menganggap bahwa anak IPS lah yang merupakan murid buangan,bodoh,bebal pola pikirnya, tak punya masa depan, cuma pelengkap, pelajar santai, urakan . Semakin lama,opini diatas semakin menjadi suatu keyakinan. Apalagi banyak orang tua menginginkan anaknya ke IPA,sampai ada yang nangis segala. No...No...No... Itu salah besar . Karena ada hal yang lebih penting yang menjadi alasan dasar




1. Dari segi Materi Pelajaran. pada dasarnya nilai yang terkandung setiap mata pelajaran antara IPA dan IPS sama/sebanding,yang membedakan cuma nama. IPA punya Fisika,Biologi,Kimia dan IPS punya Ekonomi(+Akuntansi),Geografi,Sosiologi. Dalam spesialisasianya, pelajaran menghitung(penuh rumus) IPS punya Ekonomi(+Akuntansi),Geografi,namun IPA cuma ada Fisika dan Kimia. Menghapal, IPS punya Ekonomi dan Sosiologi, begitupun IPA hanya ada Biologi dan Kimia adanya. Dari hal itu,terlihat jelas materi kedua jurusan sebanding dan sama berat.

2. Mengacu pada materi ujian. Saat Ujian Nasional SMA dan setingkatnya, prosentase kelulusan anak IPA lebih besar, itu benar. Eits, anak IPA jangan sombong dulu. Itu karena apa. Perbedaan soal ujian antara IPA dan IPS sangat mendasar, IPA punya soal yang konstan/stabil/tetap, soal ujiannya hampir sama bahkan sama persis dengan soal ujian sebelumnya,contohnya cuma diganti nama pelaku soal cerita. Itu memberikan peluang besar ingat dan hafal betul soal soal ujian. Beda dengan soal ujian IPS, soal ujian IPS bersifat labil, lebih banyak pembaruan materi soal, ini mengingat pelajaran IPS yang selalu mengikuti perkembangan dunia. Dengan itu, anak IPS harus berfikir dinamis mengikuti materi pelajaran. Itu perbedaan yang membuktikan kejeniusan pola pikir IPS yang lebih unggul.Apakah saudara masih berfikir IPA lebih unggul ?

3. Setelah lulus jadi apa ?
Ditarik garis besar, anak IPA hanya punya kesempatan di beberapa bidang yang menjurus ke farmasi,kedokteran,komputer,itupun harus dilalui dengan kuliah untuk mempermudah. Anak IPS jangan tanya, peluangnya sangat banyak. Akuntan,perkantoran,kebidanan, STAN, hampir semua bisa dijamah tanpa kuliah, walaupun tak dapat pekerjaan atau kuliah,masih bisa membuat lapangan pekerjaan sendiri,toh sudah dibekali ilmu ekonomi. Semua itu menandakan peluang IPS lebih banyak dan memberi alasan mengapa kelas di IPS lebih banyak.
Atas beberapa alasan tersebut di atas, masihkah anda berfikir IPA yang terbaik, saya sarankan berfikirlah 100 x lagi. Berfikirlah yang lebih modern lagi. Ingat, IPA tak ada tanpa IPS,IPS juga tak ada tanpa IPA.







Jadi, mari memilih jurusan yang tepat bagi kamu. Jangan menyesal di kemudian hari, Mau IPS kek IPA kek semua sama dan STOP MEMBEDA-BEDAKAN JURUSAN ! DAN STOP RASIS PADA JURUSAN YANG BERBEDA !!!

PERBEDAAN IPA DAN IPS

PERBEDAAN IPA DAN IPS

A. Pengertian IPS

     Rumusan tentang pengertian IPS telah banyak dikemukakan oleh para ahli IPSatau social studies. Di sekolah-sekolah Amerika pengajaran IPS dikenal dengan social studies. Jadi, istilah IPS merupakan terjemahan social studies.
Dengan demikian IPS dapat diartikan dengan “penelaahan atau kajian tentang masyarakat”. Dalam mengkaji masyarakat, guru dapat melakukan kajian dari berbagai perspektif sosial, seperti kajian melalui pengajaran sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi, antropologi, politik-pemerintahan, dan aspek psikologi sosial yang disederhanakan untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Untuk memperoleh gambaran yang lebih luas tentang IPS, maka penting untuk dikemukakan beberapa pengertian social studies dan IPS menurut para ahli.

• Edgar B Wesley menyatakan bahwa social studies are the social sciences simplified for paedagogieal purposes in school. The social studies consist of geografy history, economic, sociology, civics and various combination of these subjects.

• John Jarolimek mengemukakan bahwa The social studies as a part of
elementary school curriculum draw subject-matter content from the social science, history, sociology, political science, social psychology,
philosophy, antropology, and economic. The social studies have been
defined as “ those portion of the social science… selected for instructional purposes”

Demikian beberapa pengertian yang dikembangkan di Amerika Serikat oleh beberapa tokoh pendidikan terkenal. Pengembangan IPS di Indonesia banyak mengambil ide-ide dasar dari pendapat-pendapat yang dikembangkan di Amerika Serikat tersebut. Tujuan, materi, dan penanganannya dikembangkan sendiri sesuai dengan tujuan nasional dan aspirasi masyarakat Indonesia. Hal ini didasarkan pada realitas, gejala, dan problem sosial yang menjadi kajian IPS yang tidak sama dengan negara-negara lain. Setiap negara memiliki perkembangan dan model pengembangan social studies yang berbeda.
Berikut pengertian IPS yang dikemukakan oleh beberapa ahli pendidikan dan IPS di Indonesia.

• Moeljono Cokrodikardjo mengemukakan bahwa IPS adalah perwujudan
dari suatu pendekatan interdisipliner dari ilmu sosial. Ia merupakan
integrasi dari berbagai cabang ilmu sosial yakni sosiologi, antropologi
budaya, psikologi, sejarah, geokrafi, ekonomi, ilmu politik dan ekologi
manusia, yang diformulasikan untuk tujuan instruksional dengan materi
dan tujuan yang disederhanakan agar mudah dipelajari.

• Nu’man Soemantri menyatakan bahwa IPS merupakan pelajaran ilmu-ilmu sosial yang disederhanakan untuk pendidikan tingkat SD, SLTP, dan
SLTA. Penyederhanaan mengandung arti: a) menurunkan tingkat
kesukaran ilmu-ilmu sosial yang biasanya dipelajari di universitas menjadi
pelajaran yang sesuai dengan kematangan berfikir siswa siswi sekolah
dasar dan lanjutan, b) mempertautkan dan memadukan bahan aneka
cabang ilmu-ilmu sosial dan kehidupan masyarakat sehingga menjadi
pelajaran yang mudah dicerna.

• S. Nasution mendefinisikan IPS sebagai pelajaran yang merupakan fusi
atau paduan sejumlah mata pelajaran sosial. Dinyatakan bahwa IPS
merupakan bagian kurikulum sekolah yang berhubungan dengan peran
manusia dalam masyarakat yang terdiri atas berbagai subjek sejarah,
ekonomi, geografi, sosiologi, antropologi, dan psikologi sosial.

• Tim IKIP Surabaya mengemukakan bahwa IPS merupakan bidang studi
yang menghormati, mempelajari, mengolah, dan membahas hal-hal yang
berhubungan dengan masalah-masalah human relationship hingga benarbenar dapat dipahami dan diperoleh pemecahannya. Penyajiannya harus merupakan bentuk yang terpadu dari berbagai ilmu sosial yang telah terpilih, kemudian disederhanakan sesuai dengan kepentingan sekolahsekolah.
Dengan demikian, IPS bukan ilmu sosial dan pembelajaran IPS yang
dilaksanakan baik pada pendidikan dasar maupun pada pendidikan tinggi tidak menekankan pada aspek teoritis keilmuannya, tetapi aspek praktis dalam mempelajari, menelaah, mengkaji gejala, dan masalah sosial masyarakat, yang bobot dan keluasannya disesuaikan dengan jenjang pendidikan masingmasing. Kajian tentang masyarakat dalam IPS dapat dilakukan dalam lingkungan yang terbatas, yaitu lingkungan sekitar sekolah atau siswa dan siswi atau dalam lingkungan yang luas, yaitu lingkungan negara lain, baik yang ada di masa sekarang maupun di masa lampau. Dengan demikian siswa dan siswi yang mempelajari IPS dapat menghayati masa sekarang dengan dibekali pengetahuan tentang masa lampau umat manusia.
Dengan bertolak dari uraian di depan, kegiatan belajar mengajar IPS
membahas manusia dengan lingkungannya dari berbagai sudut ilmu sosial pada masa lampau, sekarang, dan masa mendatang, baik pada lingkungan yang dekat maupun lingkungan yang jauh dari siswa dan siswi. Oleh karena itu, guru IPS harus sungguh-sungguh memahami apa dan bagaimana bidang studi IPS itu. 

B. Pengertian IPA
     IPA sendiri berasal dari kata sains yang berarti alam. Sains menurut Suyoso (1998:23) merupakan “pengetahuan hasil kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis tiada henti-hentinya serta diperoleh melalui metode tertentu yaitu teratur, sistematis, berobjek, bermetode dan berlaku secara universal”.
Menurut Abdullah (1998:18), IPA merupakan “pengetahuan teoritis yang diperoleh atau disusun dengan cara yang khas atau khusus, yaitu dengan melakukan observasi, eksperimentasi, penyimpulan, penyusunan teori, eksperimentasi, observasi dan demikian seterusnya kait mengkait antara cara yang satu dengan cara yang lain”.
Dari pendapat di atas maka dapat disimpulkan bahwa IPA merupakan pengetahuan dari hasil kegiatan manusia yang diperoleh dengan menggunakan langkah-langkah ilmiah yang berupa metode ilmiah dan dididapatkan dari hasil eksperimen atau observasi yang bersifat umum sehingga akan terus di sempurnakan.
Dalam pembelajaran IPA mencakup semua materi yang terkait dengan objek alam serta persoalannya. Ruang lingkup IPA yaitu makhluk hidup, energi dan perubahannya, bumi dan alam semesta serta proses materi dan sifatnya. IPA terdiri dari tiga aspek yaitu Fisika, Biologi dan Kimia. Pada apek Fisika IPA lebih memfokuskan pada benda-benda tak hidup. Pada sapek Biologi IPA mengkaji pada persoalan yang terkait dengan makhluk hidup serta lingfkungannya. Sedangkan pada aspek Kimia IPA mempelajari gejala-gejala kimia baik yang ada pada makhluk hidup maupun benda tak hidup yang ada di alam.
Dari uraian di atas mengenai pengertian pendidikan dan IPA maka pendidikan IPA merupakan penerapan dalam pendidikan dan IPA untuk tujuan pembelajaran termasuk pembelajaran di SMP.
Pendidikan IPA menurut Tohari (1978:3) merupakan “usaha untuk menggunakan tingkah laku siswa hingga siswa memahami proses-proses IPA, memiliki nilai-nilai dan sikap yang baik terhadap IPA serta menguasi materi IPA berupa fakta, konsep, prinsip, hokum dan teori IPA”.
Pendidikan IPA menurut Sumaji (1998:46) merupakan “suatu ilmu pegetahuan social yang merupakan disiplin ilmu bukan bersifat teoritis melainkan gabungan (kombinasi) antara disiplin ilmu yang bersifat produktif”.
Dari kedua pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan IPA merupakan suatu usha yang dilakukan secara sadar untuk mengungkap gejala-gejala alam dengan menerapkan langkah-langkah ilmiah serta untuk membentuk kepribadian atau tingkah laku siswa sehingga siswa dapat memahami proses IPA dan dapat dikembangkan di masyarakat.
Pendidika IPA menjadi suatu bidang ilmu yang memiliki tujuan agar setiap siswa terutama yang ada di SMP memiliki kepribadian yang baik dan dapat menerapkan sikap ilmiah serta dapat mengembangkan potensi yang ada di alam untuk dijadikan sebagai sumber ilmu dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian pendidikan IPA bukan hanya sekedar teori akan tetapi dalam setiap bentuk pengajarannya lebih ditekankan pada bukti dan kegunaan ilmu tersebut. Bukan berarti teori-teori terdahulu tidak digunakan, ilmu tersebut akan terus digunakan sampai menemukan ilmu dan teori baru. Teori lama digunakan sebagai pembuktian dan penyempurnaan ilmu-ilmu alam yang baru. Hanya saja teori tersebut bukan untuk dihapal namun di terapkan sebagai tujuan proses pembelajaran. Melihat hal tersebut di atas nampaknya pendidikan IPA saat ini belum dapat menerapkannya.
Perlu adanya usaha yang dilakukan agar pendidikan IPA yang ada sekarang ini dapat dilaksanakan sesuai dengan tujuan awal yang akan dicapai, karena kita tahu bahwa pendidikan IPA tidak hanya pada teori-teori yang ada namun juga menyangkut pada kepribadian dan sikap ilmiah dari peserta didik. Untuk itu maka kepribadian dan sikap ilmiah perlu ditumbuhkan agar menjadi manusia yang sesuai dari tujuan pendidikan.

Semua Lagu Girls’ Generation 2007 – 2014 ( into the new world – mr.mr. )



Daftar Semua Lagu Girls’ Generation 2007 – 2014
( into the new world – mr.mr. )

Into The New World -- 2007
1.Beginning
2.Perfect for You
3.Honey
4.Into The New World (music video)
Girls’ Generation – 2007
  • Honey
  • Kissing You (music video)
  • Tinkerbell
  • Girls’ Generation (music video)
  • Into the New World (music video)
  • Ooh La-La!
  • 7989
  • Merry-Go-Round
  • Tears
  • Complete
  • Baby Baby
Oh! – 2010
  • Day by Day (music video)
  • Be Happy
  • Gee (music video)
  • Oh! (music video)
  • Stick Wit U
  • Forever
  • Star Star Star
  • Show! Show! Show!
  • Genie (music video)
  • Sweet Talking Baby
  • Boys & Girls
The Boys – 2011
  • Top Secret
  • Trick
  • Vitamin
  • Mr J
  • Sunflower
  • The Boys
  • Mr. Taxi (music video)
  • Telepathy
  • Lazy Girl
  • How Great Is Your Love
  • Oscar
  • Say Yes
I Got a Boy – 2013
  • Look at Me
  • Talk Talk
  • XYZ
  • I Got a Boy (music video)
  • Look at Me
  • Dancing Queen (music video)
  • Romantic St.
  • Promise
  • Lost In Love
  • Baby Maybe
Album Jepang Pertama : Girls’ Generation – 2011
  • Hoot (music video)
  • Bad Girl
  • Let It Rain
  • Genie (music video)
  • Born to Be a Lady
  • Mr. Taxi (music video)
  • The Great Escape
  • Run Devil Run (music video)
  • Gee (music video)
  • Beautiful Stranger
  • I’m in Love with the Hero
  • You-aholic
Album Jepang Kedua : Girls & Peace – 2012
  • Boomerang
  • Reflection
  • Paparazzi (music video)
  • Stay Girls
  • Not Alone
  • Flower Power
  • Oh! (music video)
  • Animal
  • All My Love is for You
  • T.O.P
  • Girls & Peace
  • I’m a Diamond
Album Jepang Ketiga : Love & Peace – 2013
  • Lips
  • Flyers
  • Everyday Love
  • Gossip Girls
  • My Oh My
  • Galaxy Supernova (music video)
  • Linguafranc
  • Beep Beep (music video)
  • Karma Butterfly
  • Motorcycle
  • Do the Catwalk
  • Love & Girls (music video)
Album Mini Pertama : Gee – 2009
  • Destiny
  • Gee (music video)
  • Let’s Talk About Love
  • Way to Go
  • Destiny
Album Mini Kedua : Tell Me Your Wish – 2009
  • My Child
  • Boyfriend
  • Tell Me Your Wish
  • Girlfriend
  • One Year Later
  • Etude
Album Mini Ketiga : Hoot – 2010
  • Wake Up
  • Hoot (music video)
  • Snowy Wish
  • Mistake
  • My Best Friend
Album Mini Keempat : Mr.Mr. – 2014
  • Back Hug
  • Mr.Mr. (music video)
  • Soul
  • Goodbye
  • Wait A Minute
  • Europa


Saya mohon maaf jika ada kesalahan,kritik dan saran akan saya terima,terimakasih